Selasa, 03 Januari 2017

perbedaan peternakan dan ternak


“ Perbedaan Peternakan dan Ternak ”

Kata peternakan sudah tidak asing lagi di telinga kita. Namun, tahukah anda apa perbedaan dariPeternakan dan Ternak ?
Ternak adalah hewan jinak yang dipelihara yang seluruh kehidupannya mencakup kandang, makanan, perekembangbiakkan, kesehatan, pengelolaan dan pemanfaatannya diatur oleh manusia. Sedangkan peternakan adalah kegiatan mengembangbiakkan dan membudidayakan hewan ternak untuk mendapatkan hasil.  Jadi perbedaannnya adalah, ternak merupakan hewannya dan peternakan adalah kegiatannya. Namun, tidak sedikit juga orang yang mempunyai hewan banyak melakukan peternakan, karena banyak dari mereka tidak mementingkan hasil atau keuntungannya namun kebanyakan mereka hanya terpaku pada hobi.
Sering kita dengar pernyataan “ semua peternakan adalah hewan, namun belum tentu semua hewan adalah ternak ”. 
Alasannya adalah ternak berhubungan dengan hewan jinak. Karena, semua hewan yang sudah diternak sudah melalui Domestikasi
( penjinakan ) dan definisi hewan secara umum belum semuanya jinak. Jadi, hewan yang sudah jinaklah yang bisa diternak. Maka hewan disamping ini belum termasuk atau bahkan tidak masuk pada hewan ternak.  Sistem peternakan sudah ada sejak 9.000 SM, yang dimulai dengan domestikasi anjingkambing, dan dombaPeternakan semakin berkembang pada masa Neolitikum, yaitu masa ketika manusia mulai tinggal menetap dalam sebuah perkampungan. Pada masa ini pula, domba dan kambing yang semula hanya diambil hasil dagingnya, mulai dimanfaatkan juga hasil susu dan hasil bulunya (wol). Setelah itu manusia juga memelihara sapi dan kerbau untuk diambil hasil kulit dan hasil susunya serta memanfaatkan tenaganya untuk membajak tanah. Manusia juga mengembangkan peternakan kuda, babi, unta, dan lain-lain.
Adapun jenis-jenis ternak diantaranya sapi, kerbau, sapi perah, domba, kambing, babi, kelinci, ayam, itik, mentok, puyuh, ulat sutera,belut, katak hijau, dan ternak lebah madu. Masing-masing hewan ternak tersebut dapat diambil manfaat dan hasilnya. Hewan-hewan ternak ini dapat dijadikan pilihan untuk diternakan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Ternak dapat berupa binatang apa pun (termasuk serangga dan vertebrata tingkat rendah seperti ikan dan katak). Namun, dalam percakapan sehari-hari orang biasanya merujuk kepada unggas dan mamalia domestik, seperti ayam, angsa, kalkun, atau itik untuk unggas, serta babi, sapi, kambing, domba, kuda, atau keledai untuk mamalia. Sebagai tambahan, di beberapa daerah di dunia juga dikenal hewan ternak yang khas seperti unta, llama, bison, burung unta, dan tikus belanda mungkin sengaja dipelihara sebagai ternak. Jenis ternak bervariasi di seluruh dunia dan tergantung pada sejumlah faktor seperti iklim, permintaan konsumen, daerah asal, budaya lokal, dan topografi. Maka inilah hewan yang tergolong pada hewan ternak. 
 Ilmu pengetahuan tentang peternakan, diajarkan di banyak universitas dan perguruan tinggi di seluruh dunia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar